Selasa, 27 November 2012

Sebait Doa dan Harapan

aku resah aku iri aku terasa aneh tuhan, 
aku gelisah aku takut, aku terjatuh saat kamu tak memberi kenyamanan itu lagi padaku,
aku serasa manusia bodoh , aku serasa manusia terasing untukku sendiri, 
berkata bahwa aku saat ini bahagiapun susah kalau kanyataannya aku sangat rapuh , fikiran yang tak terarah.
aku menantinya tuhan , aku menantinya seharian ini, menantinya datang menjemputku untuk mengingatkanku pada kebesarnya kuasaMu dan keindahan alam ini.
aku menunggunya untuk cintaku padaMu, 
aku menunggunya untuk rasa yang telah Kau berikan padaku untuknya.
tapi apa daya, untuk memanggilnya pun aku tak sanggup.
aku rapuh seperti kayu tua itu ,
aku sekarat seperti orang yang penyakitan.
aku hanya ingin dia mengingatku untukMu di setiap waktunya tuhan, 
aku hanya ingin dia mengingatku untukMu disetiap doanya tuhan.
aku merindunya, aku mengaguminya, aku menginginkannya karnaMu.

"izinkan aku memilikinya untukMu, karna aku mencintainya atas kuasaMU".

2 komentar:

  1. selalu ada harapan ketika cinta itu tumbuh.
    semangat yagh...

    BalasHapus
  2. semangat :D, hahaha
    cuman tulisan kaka ,hhe

    BalasHapus